21 Mei 2026

Jejak Alumni PCC : Ananta Nafis Rasendriya

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatauh, Perkenalkan, saya Ananta Nafis Rasendriya, alumni SMA Negeri 2 Madiun yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia jurusan Ilmu Pemasyarakatan. Saya pribadi memiliki minat besar dalam dunia organisasi, kepemimpinan, serta pengembangan kreativitas, khususnya di bidang multimedia dan komunikasi visual. Sejak SMA, saya percaya bahwa proses berkembang tidak hanya didapatkan melalui pendidikan formal di kelas, tetapi juga dari pengalaman, relasi, dan keberanian untuk terlibat langsung dalam berbagai event.

Selama menempuh pendidikan, saya aktif mengikuti berbagai organisasi dan kepanitiaan yang membantu membentuk kemampuan saya dalam bekerja sama, memimpin, serta menyelesaikan permasalahan di lingkungan yang dinamis. Saya pernah dipercaya menjadi Ketua OSIS SMA Negeri 2 Madiun periode 2022/2023 dan Ketua Umum HIMO Kota Madiun, sebuah organisasi yang menjadi wadah kolaborasi para Ketua OSIS se-Kota Madiun. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bagaimana membangun komunikasi yang baik, mengoordinasikan banyak orang, hingga mengambil keputusan dalam berbagai situasi. Selain itu, saya juga terlibat dalam berbagai kegiatan dan event sekolah, mulai dari menjadi Ketua Pelaksana HUT SMAN 2 Madiun ke-70, koordinator acara, hingga divisi acara dalam berbagai kegiatan seni, olahraga, akademik, dan sosial masyarakat. Pengalaman-pengalaman tersebut mengajarkan saya arti tanggung jawab, kepemimpinan, manajemen waktu, dan pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Di tengah berbagai pengalaman organisasi tersebut, PCC SMADA menjadi salah satu tempat yang paling berkesan dalam perjalanan saya selama di SMA. Awalnya, saya bergabung dengan PCC karena memiliki ketertarikan besar terhadap dunia fotografi. Saat itu, saya ingin memiliki wadah untuk mengembangkan kemampuan saya dalam mengambil gambar, memahami teknik fotografi, dan belajar lebih jauh mengenai dunia multimedia. Namun, seiring berjalannya waktu, PCC memberikan pengalaman yang jauh lebih besar dari apa yang saya bayangkan sebelumnya.

PCC bukan hanya sekadar ekstrakurikuler komputer dan cinematography, tetapi menjadi ruang belajar dan tempat berkembang bagi saya. Di dalam PCC, saya diperkenalkan dengan banyak hal baru mulai dari fotografi, videografi, cinematography, editing video, desain grafis, hingga pengelolaan media sosial. Saya belajar bagaimana sebuah karya visual tidak hanya dibuat untuk terlihat menarik, tetapi juga harus mampu menyampaikan pesan, emosi, dan cerita kepada orang lain. Dari kegiatan dokumentasi sekolah, produksi short movie, hingga proses editing, saya mulai memahami bagaimana dunia kreatif membutuhkan ketelitian, konsistensi, kerja sama, dan kemampuan untuk terus belajar mengikuti perkembangan teknologi.

Melalui PCC, saya juga mendapatkan banyak pengalaman lapangan yang sangat berharga. Saya terlibat dalam berbagai kegiatan dokumentasi acara sekolah, pengambilan konten, hingga proses produksi media publikasi. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bagaimana bekerja di bawah tekanan waktu, menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan, serta berpikir kreatif dalam menyelesaikan tantangan yang muncul selama proses produksi. Terkadang sebuah hasil foto atau video yang terlihat sederhana ternyata membutuhkan proses panjang, koordinasi tim, dan banyak percobaan sebelum mendapatkan hasil terbaik. Dunia kreatif memang sering terlihat menyenangkan dari luar, padahal di belakang layar ada orang-orang yang rela pulang paling akhir hanya demi memastikan hasil dokumentasi terlihat maksimal.

Selain mengembangkan kemampuan teknis, PCC juga memberikan pengaruh besar terhadap kemampuan interpersonal saya. Di dalam PCC, saya belajar bagaimana bekerja sama dalam tim, menyampaikan ide, menerima kritik, dan menghargai proses belajar satu sama lain. Lingkungan PCC membuat saya merasa nyaman untuk berkembang karena hubungan antaranggota dibangun dengan rasa kekeluargaan yang sangat kuat. Senior tidak hanya menjadi pembimbing dalam hal teknis, tetapi juga menjadi tempat berbagi pengalaman dan motivasi. Hal tersebut membuat saya merasa bahwa PCC bukan hanya tempat belajar keterampilan, tetapi juga tempat bertumbuh sebagai pribadi.

Salah satu hal yang paling saya rasakan selama berada di PCC adalah bagaimana organisasi ini memberikan ruang bagi setiap anggotanya untuk berkembang sesuai minat dan potensinya masing-masing. Tidak ada batasan untuk mencoba hal baru. Setiap anggota diberikan kesempatan untuk belajar, bereksplorasi, dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan. Dari situlah saya belajar untuk lebih percaya diri terhadap kemampuan yang saya miliki dan lebih berani mengambil kesempatan dalam berbagai pengalaman.

Bagi saya, alasan memilih PCC sebagai jembatan karier bukan hanya karena ilmu dan pengalaman yang diberikan, tetapi juga karena nilai-nilai yang diajarkan di dalamnya. PCC mengajarkan bahwa kemampuan teknis harus diimbangi dengan komunikasi, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi. Pengalaman yang saya dapatkan di PCC menjadi bekal yang sangat penting dalam perjalanan saya di dunia organisasi maupun profesional hingga saat ini.

Saya bersyukur pernah menjadi bagian dari PCC SMADA karena dari tempat inilah saya mendapatkan banyak pengalaman, relasi, serta pembelajaran hidup yang membentuk diri saya hingga sekarang. PCC bukan hanya sebuah ekstrakurikuler, tetapi juga rumah untuk belajar, berkembang, dan menemukan potensi diri. Banyak hal yang saya pelajari di PCC yang masih saya pegang hingga saat ini, baik dalam cara saya bekerja, berorganisasi, maupun menghadapi tantangan di lingkungan baru.

 

Read More

18 Mei 2026

PCC 2026 Meraih Juara dalam Event FLS3N

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh PCC 2026 dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026. Pada cabang lomba fotografi, siswa-siswi PCC 2026 berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga membawa pulang penghargaan yang membanggakan

Ahmad RIzky Maulana 
Madiun, 11 April 2008
Hobby : Fotografi, Gaming, Nonton Balapan
Nama : Fabian Nizam Arianto
Tempat, tanggal lahir : Madiun, 23 April 2009
Hobi : Fotografi, Bertualang

Dalam perlombaan tersebut, Ahmad RIzky Maulana berhasil meraih Juara 1 Fotografi, sedangkan Fabian Nizam Arianto memperoleh Juara Harapan 2 Fotografi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas, kerja keras, dan semangat berkarya para siswa PCC 2026 mampu bersaing dan memberikan hasil yang luar biasa.

Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari latihan, dedikasi, serta dukungan dari para pembina dan seluruh keluarga besar PCC 2026. Melalui karya fotografi yang kreatif dan penuh makna, para peserta mampu menampilkan hasil terbaik di hadapan dewan juri.

Sambutan Pembina

Pembina PCC 2026 menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah dalam ajang FLS3N 2026.

“Saya sangat bangga atas pencapaian yang diraih oleh Riski dan Fabian. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berjuang, belajar, dan berkembang. Khususnya untuk adik-adik PCC lainnya, jangan pernah berhenti berkarya dan teruslah mengembangkan bakat yang dimiliki. Karena setiap karya memiliki nilai dan cerita yang luar biasa.”

Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian-pencapaian berikutnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa agar terus aktif berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.

Selamat kepada Riski dan Fabian atas prestasi yang telah diraih. Teruslah berkarya dan menginspirasi!

Ini bisa menjadi contoh inspirasi bagi adik adik nya ..... Semangat Salam PCC 




Read More

12 Mei 2026

PCC Prestasi Gemilang di FLS3N 2026 Cabang Comic Digital

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh ekstrakurikuler PCC (Personal Computer and Cinematography) SMA Negeri 2 Madiun dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026. Pada cabang lomba Comic Digital, dua siswa PCC berhasil menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaiknya hingga meraih juara di tingkat kompetisi tahun 2026.

Juara 2 Comic Digital berhasil diraih oleh Areta Anindya Wahyudi melalui karya komik digital yang kreatif, inovatif, dan penuh pesan inspiratif. Dengan penguasaan ilustrasi digital serta alur cerita yang menarik, karya tersebut mampu memikat para dewan juri dan bersaing dengan peserta terbaik lainnya.

Selain itu, prestasi juga diraih oleh Tegar Daniar Al Fahrizy yang sukses memperoleh Juara 3 Comic Digital. Karya yang ditampilkan menunjukkan kemampuan dalam mengolah visual, pewarnaan digital, dan penyampaian cerita yang kuat sehingga mendapat apresiasi tinggi dari para penilai.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa anggota PCC tidak hanya unggul dalam bidang teknologi dan sinematografi, tetapi juga mampu berkembang dalam seni digital kreatif. Prestasi yang diraih oleh Areta dan Tegar menjadi motivasi bagi anggota PCC lainnya untuk terus berkarya, berlatih, dan mengembangkan potensi di bidang multimedia dan desain digital.

Pihak sekolah memberikan apresiasi atas kerja keras para siswa serta dukungan dari pembina PCC yang terus mendampingi proses latihan dan persiapan lomba. Diharapkan pencapaian ini dapat menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Dengan semangat kreativitas dan inovasi, PCC SMA Negeri 2 Madiun kembali membuktikan diri sebagai wadah pengembangan bakat siswa yang mampu melahirkan generasi muda berprestasi di bidang teknologi dan seni digital.




Read More

PCC Raih Prestasi Gemilang di FLS3N 2025: Eugenius Hizkia Andriawan Sabet Juara 1 Fotografi

Ekstrakurikuler PCC (Personal Computer and Cinematography) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat tahun 2025. Prestasi gemilang tersebut diraih oleh siswa berbakat, Eugenius Hizkia Andriawan, yang berhasil meraih Juara 1 Fotografi setelah bersaing dengan banyak peserta dari berbagai sekolah.

Eugenius Hizkia Andriawan
Kota Madiun, 21 Mei 2008
Jabatan : Anggota seksi/bidang Dokumentasi
Cita-cita : Engineer sukses

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas, kerja keras, dan semangat belajar mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Dalam kompetisi fotografi tersebut, Eugenius berhasil menampilkan karya yang memiliki nilai artistik tinggi, komposisi yang kuat, serta pesan visual yang mendalam sehingga mampu menarik perhatian dewan juri.

Prestasi ini tentu tidak lepas dari dukungan dan bimbingan pembina PCC, Juanita Suryaningrum, yang senantiasa memberikan arahan, motivasi, dan pendampingan kepada seluruh anggota PCC dalam mengembangkan kemampuan di bidang fotografi dan sinematografi. Dengan pembinaan yang konsisten, PCC terus berkembang menjadi wadah kreativitas siswa yang mampu menghasilkan berbagai karya berkualitas.

Ajang FLS3N sendiri merupakan salah satu kompetisi bergengsi bagi pelajar di Indonesia yang bertujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas siswa dalam bidang seni. Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar sekolah sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.




Melalui pencapaian ini, PCC membuktikan bahwa semangat kolaborasi dan dedikasi tinggi dapat membawa hasil yang luar biasa. Diharapkan prestasi yang diraih oleh Eugenius Hizkia Andriawan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat serta berani menunjukkan karya terbaik mereka di berbagai ajang kompetisi.


Selamat kepada Eugenius Hizkia Andriawan atas raihan Juara 1 Fotografi FLS3N 2025. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan serta membawa nama baik sekolah semakin dikenal melalui karya-karya kreatif dan inspiratif.

Read More

PCC 2026 Raih Prestasi Gemilang di Ajang Tingkat Cabang Dinas Madiun

Ekstrakurikuler PCC (Personal Computer and Cinematography) kembali mengharumkan nama sekolah melalui berbagai prestasi membanggakan dalam ajang lomba tingkat Cabang Dinas Madiun Tahun 2026. Kompetisi yang diikuti oleh berbagai sekolah tingkat SMA/SMK se-Kota Madiun tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas, inovasi, serta kemampuan siswa dalam bidang teknologi dan seni digital.

Pada perlombaan tahun ini, tim PCC berhasil membawa pulang beberapa penghargaan bergengsi dari berbagai kategori lomba. Prestasi tersebut membuktikan bahwa siswa-siswi anggota PCC memiliki kemampuan yang luar biasa dalam bidang fotografi, perfilman pendek, dan komik digital.

Berikut daftar prestasi yang berhasil diraih oleh PCC Tahun 2026:

  • Juara 1 Fotografi
  • Juara Harapan 2 Fotografi
  • Juara 3 Short Movie
  • Juara 2 Comic Digital
  • Juara 3 Comic Digital

Prestasi terbesar berhasil diraih pada cabang Fotografi, di mana anggota PCC sukses memperoleh Juara 1 melalui karya foto yang kreatif, penuh makna, dan memiliki komposisi visual yang sangat baik. Selain itu, penghargaan Juara Harapan 2 Fotografi juga menjadi bukti bahwa kemampuan anggota PCC dalam bidang seni visual semakin berkembang dan mampu bersaing dengan sekolah lain.

Tidak hanya di bidang fotografi, PCC juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam kategori Short Movie dengan meraih Juara 3. Film pendek yang ditampilkan mengangkat tema yang inspiratif serta dikemas dengan teknik pengambilan gambar dan alur cerita yang menarik sehingga mendapatkan apresiasi dari dewan juri.

Dalam bidang desain kreatif, anggota PCC kembali menorehkan prestasi melalui kategori Comic Digital dengan meraih Juara 2 dan Juara 3. Karya komik digital yang dibuat menampilkan ilustrasi kreatif, alur cerita menarik, serta pesan moral yang kuat sehingga mampu menarik perhatian para penilai.

Keberhasilan ini tentu tidak diraih dengan mudah. Seluruh anggota PCC telah melalui proses latihan, diskusi, dan persiapan yang panjang. Dukungan dari pembina, guru, serta pihak sekolah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Semangat kerja sama, kreativitas, dan pantang menyerah menjadi kunci utama dalam meraih prestasi ini.

Prestasi PCC Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang teknologi, seni, dan multimedia. Selain itu, pencapaian ini juga semakin memperkuat eksistensi PCC sebagai ekstrakurikuler yang aktif, kreatif, dan berprestasi di tingkat Kota Madiun.

Dengan keberhasilan ini, PCC membuktikan bahwa generasi muda mampu berkarya dan berprestasi melalui kreativitas digital. Semoga di masa mendatang PCC dapat terus menorehkan prestasi yang lebih tinggi lagi hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Read More

7 Mei 2026

Pelepasan Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Madiun Berlangsung Penuh Haru dan Kenangan

Suasana haru dan bahagia menyelimuti lingkungan SMA Negeri 2 Madiun dalam kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2026. Acara tersebut menjadi momen istimewa bagi seluruh siswa kelas XII yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka selama tiga tahun di bangku SMA.

Kegiatan pelepasan berlangsung dengan meriah namun tetap penuh makna. Para siswa, guru, dan orang tua hadir untuk menyaksikan prosesi perpisahan sekaligus memberikan doa dan dukungan bagi para lulusan yang akan melanjutkan perjalanan menuju dunia perkuliahan maupun dunia kerja.

   

Di antara para siswa kelas XII, anggota PCC (Personal Computer and Cinematography) turut menjadi sorotan dalam acara tersebut. Selama menjadi bagian dari ekstrakurikuler PCC, para siswa telah banyak menghasilkan karya kreatif di bidang teknologi, multimedia, fotografi, dan videografi. Kebersamaan yang telah terjalin selama mengikuti berbagai kegiatan dan proyek membuat momen perpisahan terasa semakin emosional.

Acara pelepasan diisi dengan berbagai penampilan seni, pemutaran video kenangan, serta penyampaian pesan dan kesan dari siswa maupun guru. Video dokumentasi perjalanan siswa kelas XII menjadi salah satu bagian yang paling mengharukan karena menampilkan berbagai momen selama mereka belajar dan berkegiatan di sekolah.

  

Perwakilan anggota PCC kelas XII menyampaikan rasa terima kasih kepada sekolah, guru pembina, dan teman-teman yang telah memberikan pengalaman berharga selama mereka menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Madiun. Mereka berharap PCC dapat terus berkembang dan menjadi wadah kreativitas bagi generasi berikutnya.

“Kami belajar banyak hal di PCC, mulai dari kerja sama, kreativitas, hingga tanggung jawab. Semua pengalaman ini akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan,” ujar salah satu anggota PCC kelas XII.

Pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada seluruh siswa kelas XII atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih selama menjadi bagian dari SMA Negeri 2 Madiun. Kepala sekolah berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang sukses, berkarakter, dan mampu membawa nama baik almamater di masa depan.

Kegiatan pelepasan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan antara siswa, guru, serta seluruh warga sekolah. Meski dipenuhi rasa sedih karena harus berpisah, acara ini menjadi simbol awal perjalanan baru bagi siswa kelas XII untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Satu hal Jangan Lupa PCC ya .......

Read More

26 Apr 2026

Para Juara FLS3N Beberapa Kota dan Kabupaten

 

Juara 1 Film Pendek FLS3N Tingkat Nasional 2025. PLASTIC MEMORY- SMA ISLAM AL AZHAR 9 YOGYAKARTA

Read More

17 Feb 2026

Kunjungan Edukatif PCC ke Yogyakarta 13 Februari 2026 : Menjelajah Dunia Media, Sejarah, dan Budaya

 PCC (Personal Computer and Cinematography) SMA melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Kota Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan wawasan di bidang teknologi, media kreatif, serta literasi sejarah. Kegiatan ini meliputi kunjungan ke Fakultas Media Rekam ISI Yogyakarta, Museum Sandi, dan kawasan Malioboro.

Menggali Kreativitas di Fakultas Media Rekam ISI Yogyakarta




Kunjungan pertama dilakukan ke Institut Seni Indonesia Yogyakarta, tepatnya di Fakultas Seni Media Rekam. Fakultas ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan seni media terbaik di Indonesia yang menaungi program studi seperti fotografi, film dan televisi, serta animasi.

Para siswa PCC mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi film, teknik sinematografi, editing video, hingga manajemen produksi media. Mereka juga diajak melihat langsung fasilitas laboratorium, studio produksi, serta peralatan profesional yang digunakan mahasiswa.

Kunjungan ini memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai peluang karier di bidang industri kreatif, khususnya dalam dunia cinematography dan multimedia digital. Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab mengenai proses pembuatan film pendek dan pengembangan portofolio kreatif.

Menelusuri Sejarah Kriptografi di Museum Sandi



Destinasi kedua adalah Museum Sandi, museum yang menyimpan sejarah persandian dan kriptografi Indonesia. Museum ini memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya dalam menjaga keamanan komunikasi pada masa perjuangan kemerdekaan.

Di sini, siswa mempelajari bagaimana teknik sandi digunakan untuk mengirim pesan rahasia. Mereka juga mengenal tokoh-tokoh penting dalam sejarah persandian Indonesia serta perkembangan teknologi keamanan informasi dari masa ke masa.

Kunjungan ini sangat relevan dengan bidang informatika karena membahas dasar-dasar enkripsi, keamanan data, dan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi di era digital saat ini. Siswa menyadari bahwa teknologi yang mereka pelajari di sekolah memiliki akar sejarah yang panjang dan berperan besar dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Refleksi Budaya dan Literasi Sosial di Malioboro

Perjalanan ditutup dengan kunjungan ke kawasan legendaris Jalan Malioboro. Di sini, siswa menikmati suasana khas Yogyakarta yang sarat budaya, seni, dan aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Malioboro menjadi tempat refleksi sekaligus pengamatan langsung terhadap dinamika ekonomi berbasis UMKM, industri kreatif, serta interaksi sosial masyarakat. Siswa dapat melihat bagaimana teknologi digital dimanfaatkan para pelaku usaha dalam mempromosikan produk melalui media sosial dan platform daring.

Kesimpulan

Kunjungan PCC ke Yogyakarta bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi menjadi pengalaman belajar yang bermakna. Dari dunia akademik di ISI Yogyakarta, sejarah keamanan informasi di Museum Sandi, hingga praktik ekonomi kreatif di Malioboro, seluruh rangkaian kegiatan memberikan wawasan yang komprehensif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PCC semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi di bidang personal computer, cinematography, dan teknologi digital, serta mampu mengintegrasikan kreativitas dengan wawasan sejarah dan budaya bangsa.

Belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lapangan.

Link Dokumentasi

Read More

7 Feb 2026

Digiconomic Fest 2026 – Film Pendek

REVOLUSI

Digiconomic Fest 2026 menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan kritik sosial melalui karya audiovisual. Salah satu rangkaian acara yang paling menarik perhatian adalah Lomba Film Pendek, yang menghadirkan beragam karya inspiratif dari para peserta dengan sudut pandang yang segar dan penuh makna.

Melalui lomba ini, peserta ditantang untuk mengemas cerita secara singkat namun kuat, dengan memadukan unsur visual, alur cerita, serta pesan yang relevan dengan perkembangan era digital dan dinamika sosial masa kini. Setiap film yang ditampilkan mencerminkan kreativitas, keberanian bereksplorasi, serta kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi sebagai media bercerita.


Digiconomic Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran dan apresiasi. Lomba Film Pendek ini membuktikan bahwa karya digital dapat menjadi sarana edukasi, refleksi, dan inspirasi, sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang siap berkontribusi dalam dunia kreatif dan industri digital di masa depan.

Read More

24 Jan 2026

Kenangan Tak Terulang


Waktu boleh berlalu, kegiatan boleh selesai,
namun setiap tawa, lelah, dan cerita yang tercipta
tak pernah benar-benar pergi.

Di balik setiap jepretan foto PCC SMA 2,
tersimpan proses belajar, keberanian mencoba,
serta kebersamaan yang tumbuh tanpa disadari.
Ada langkah pertama memegang kamera,
ada momen gugup sebelum tombol record ditekan,
dan ada rasa bangga saat karya akhirnya terwujud.

Hari-hari itu mungkin tak akan terulang
dengan orang yang sama, di waktu yang sama.
Namun kenangannya akan selalu hidup—
menjadi saksi bahwa kita pernah tumbuh,
pernah berproses, dan pernah bermimpi bersama.

Karena sejatinya,
foto bukan hanya tentang gambar,
melainkan tentang cerita,
tentang perjalanan,
dan tentang PCC SMA 2 yang akan selalu punya tempat di ingatan.




Read More