31 Mei 2026

Jejak Alumni PCC : Rama, Alumni PCC SMA Negeri 2 Madiun

Dari Hobi Multimedia Menjadi Bekal Menjalani Dunia Kerja 
Oleh: Rama, Alumni PCC SMA Negeri 2 Madiun 

Saat masih menjadi siswa SMA Negeri 2 Madiun, saya bukanlah siswa yang aktif di OSIS ataupun organisasi besar lainnya. Namun, saya memiliki satu ketertarikan yang akhirnya banyak memengaruhi perjalanan hidup saya hingga saat ini, yaitu multimedia. 
Karena hobi tersebut, saya bergabung dengan PCC. Awalnya sederhana, hanya ingin menyalurkan minat dalam bidang multimedia dan belajar hal-hal baru bersama teman-teman yang memiliki ketertarikan yang sama. Saat itu saya tidak pernah membayangkan bahwa keputusan untuk bergabung dengan PCC akan menjadi salah satu langkah kecil yang membawa banyak pengalaman berharga di masa depan. Saat di PCC saya pernah loh mendapat award Sutradara Terbaik di FSS, lupa tahun berapa dan menang di FLS2N hehe. 

Setelah lulus dari SMA, saya melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Masa perkuliahan menjadi fase yang penuh pembelajaran, bukan hanya secara akademis, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Di balik berbagai pengalaman yang menyenangkan, saya juga menghadapi tantangan yang tidak ringan dari sisi ekonomi. Sebagai mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi, saya berusaha memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan sebaik mungkin. Namun, kebutuhan selama kuliah tentu tidak selalu dapat dipenuhi hanya dari beasiswa. Di titik itulah keterampilan multimedia yang saya pelajari dan tekuni sejak SMA menjadi sangat berarti. Saya mulai mengambil berbagai pekerjaan di bidang multimedia (dan juga jadi driver Grab hehehe) untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mulai dari membuat video kampus, mendokumentasikan berbagai kegiatan, hingga menjadi fotografer wisuda. 

Awalnya saya hanya ingin menambah uang saku dan membantu memenuhi kebutuhan selama kuliah, tetapi ternyata pekerjaan-pekerjaan tersebut memberikan lebih dari sekadar penghasilan. Melalui dunia multimedia, saya bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Saya belajar berkomunikasi dengan klien, bekerja sama dengan tim, memahami kebutuhan orang lain, dan menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul di lapangan. Tanpa saya sadari, pengalaman-pengalaman tersebut menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga sekaligus membantu saya bertahan selama menjalani masa perkuliahan. Selama masa kuliah, saya juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika dipercaya menjadi konseptor dalam penyelenggaraan ITS EXPO, salah satu acara besar di kampus. 

Dari sana saya belajar bahwa keberhasilan sebuah acara tidak hanya ditentukan oleh ide yang baik, tetapi juga oleh kemampuan mengelola tim, membangun koordinasi, menyelesaikan masalah, dan memastikan setiap orang dapat bekerja menuju tujuan yang sama. Pengalaman mengelola kegiatan dan berinteraksi dengan banyak orang tersebut ternyata menjadi bekal yang sangat berguna ketika memasuki dunia kerja. Banyak hal yang saya lakukan saat ini memiliki kemiripan dengan apa yang pernah saya pelajari dalam kepanitiaan dan kegiatan organisasi. Kemampuan berkomunikasi, mengatur pekerjaan, berkoordinasi dengan berbagai pihak, hingga memimpin dan mengarahkan anggota tim, semuanya sedikit demi sedikit terbentuk dari pengalaman yang saya dapatkan selama kuliah. Salah satu pelajaran terbesar yang saya dapatkan dari dunia multimedia adalah pentingnya relasi. 

Keterampilan memang penting, tetapi relasi yang baik sering kali membuka peluang yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Dari berbagai proyek dan kegiatan yang saya ikuti, saya mendapatkan banyak teman, mentor, serta pengalaman yang pada akhirnya membantu saya berkembang hingga berada di posisi saat ini. Setelah menyelesaikan pendidikan, saya mendapatkan kesempatan untuk bergabung sebagai Management Trainee (MT) di industri pertambangan. Bagi saya, kesempatan tersebut merupakan salah satu pencapaian besar karena program MT dikenal memiliki proses seleksi yang kompetitifdan menjadi jalur percepatan untuk mempelajari berbagai aspek bisnis perusahaan. Memasuki dunia kerja profesional tentu menjadi pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan dunia perkuliahan. Saya harus belajar banyak hal baru, beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis, serta memahami berbagai proses operasional yang sebelumnya belum pernah saya temui. Namun ada satu hal menarik yang tidak pernah saya sangka sebelumnya. 

Di tengah berbagai tugas dan pembelajaran sebagai Management Trainee, beberapa atasan mengetahui bahwa saya memiliki pengalaman dan keterampilan di bidang multimedia. Kemampuan yang awalnya saya kembangkan sebagai hobi dan pekerjaan sampingan saat kuliah ternyata kembali memberikan manfaat di dunia kerja. Saya kemudian diberikan kepercayaan untuk terlibat dalam pembuatan berbagai materi multimedia, termasuk video profil dan dokumentasi area kerja. Melalui tugas tersebut, saya mendapatkan kesempatan yang mungkin tidak dimiliki oleh semua orang pada tahap awal karier. 

Saya dapat berinteraksi dengan berbagai departemen, memahami proses bisnis dari sudut pandang yang lebih luas, dan mengenal para pimpinan perusahaan secara lebih dekat. Pengalaman tersebut membuat proses adaptasi saya menjadi lebih cepat. Selain belajar mengenai pekerjaan utama, saya juga dapat memperkenalkan kemampuan lain yang saya miliki kepada lingkungan kerja. Dari situ saya semakin memahami bahwa setiap keterampilan yang kita pelajari, meskipun terlihat tidak berhubungan dengan profesi utama, tetap dapat menjadi nilai tambah yang sangat berharga. Seiring berjalannya waktu, perjalanan karier saya terus berkembang hingga berada di posisi saat ini. Ketika melihat ke belakang, saya sering tersenyum mengingat banyak hal yang dulu hanya menjadi angan-angan. Sebagai mahasiswa dengan kondisi ekonomi yang terbatas, ada banyak barang yang hanya bisa saya lihat melalui internet atau etalase toko. Saya bermimpi suatu hari bisa memiliki perangkat dan perlengkapan yang saya sukai, tetapi saat itu semuanya terasa sangat jauh. Saya masih ingat bagaimana dulu naik pesawat terasa seperti sesuatu yang sangat jauh dari kehidupan saya. Saat SMA maupun kuliah, saya tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari saya akan bepergian menggunakan pesawat sebagai bagian dari pekerjaan. 

Ketika pertama kali merasakan pengalaman tersebut, saya benar-benar merasa bersyukur karena banyak hal yang dulu hanya menjadi angan-angan perlahan berubah menjadi kenyataan. Hari ini, saya makin bersyukur karena hasil dari proses belajar dan bekerja selama bertahun-tahun telah memungkinkan saya mewujudkan sebagian mimpi tersebut. Mulai dari merakit PC impian, memiliki ROG Ally X, Nintendo, mengoleksi gadget impian dan per-audio-an, hingga memiliki kamera dan lensa yang pernah menjadi barang impian saya. Semua itu bukan tentang barangnya semata, tetapi menjadi pengingat bahwa usaha yang dilakukan secara konsisten akan membawa hasil pada waktunya. Bahkan sampai sekarang, saya masih memiliki target dan impian berikutnya, salah satunya adalah memiliki drone untuk terus mengembangkan hobi fotografi dan videografi. 

Dari semua perjalanan yang telah saya lalui, ada beberapa hal yang ingin saya bagikan kepada adik-adik PCC. Pertama, jangan pernah meremehkan sebuah hobi. Hobi yang ditekuni dengan serius dapat berkembang menjadi keterampilan yang bernilai dan bahkan membuka jalan menuju berbagai kesempatan. Kedua, jangan takut mencoba hal-hal baru karena pengalaman sering kali menjadi guru terbaik. Ketiga, bangun relasi yang baik dengan siapa pun karena kita tidak pernah tahu dari mana peluang akan datang. Keempat, keterampilan di luar bidang utama yang kita pelajari bisa menjadi pembeda yang membuat kita dikenal dan dipercaya. 

Dan yang terakhir, teruslah belajar dan berkembang karena dunia akan selalu berubah. Saya tidak berasal dari keluarga yang bisa menyediakan semua hal yang saya inginkan. Sederhananya, dari perintis bukan pewaris. Namun, saya belajar bahwa dengan terusmengembangkan kemampuan, bekerja keras, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada, sedikit demi sedikit hal-hal yang dulu hanya menjadi mimpi dapat berubah menjadi kenyataan. Saat saya bergabung dengan PCC dulu, saya tidak pernah membayangkan akan berada di titik ini. Saya tidak pernah menyangka bahwa hobi multimedia yang awalnya hanya menjadi sarana menyalurkan minat akan membantu saya bertahan selama kuliah, mempertemukan saya dengan banyak relasi, mengajarkan kepemimpinan, membantu saya diterima dalam program Management Trainee, hingga menjadi nilai tambah yang membuat saya dipercaya di lingkungan kerja. 

Karena itu, untuk adik-adik PCC yang saat ini masih berproses, jangan pernah meremehkan apa yang sedang kalian pelajari hari ini. Tekuni setiap kesempatan yang ada, teruslah berkarya, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru. Siapa tahu, keterampilan yang sedang kalian asah saat ini akan menjadi awal dari perjalanan besar yang membawa kalian menuju masa depan yang bahkan belum pernah kalian bayangkan sebelumnya. Terus berkarya, terus belajar, dan terus bertumbuh. Sampai bertemu di cerita kalian berikutnya. 

Semangat!! 
Rama (ig: ramaei_) 
Alumni PCC SMA Negeri 2 Madiun


EmoticonEmoticon